PAYTREN GAMBAR
Jadikan Handphone Anda Menjadi ATM Pintar, Jadilah Anda Jadi Salahsatu Dari kami Yang bakalan Sukses dengan PAYTREN
Friday, September 23, 2016
Saturday, September 17, 2016
Paytren - Membantu anda dalam transaksi bayar-membayar
LAYANAN TRANSAKSI VIA APLIKASI ANDROID
- Pulsa Nasional
- Telkom
- Flexi
- Speedy
- Telkomvision
- PDAM
- Indovision
- Top TV
- Aora TV
- PLN Postpaid (pasca), PLN Prepaid (token)
- Adira
- Tiket Pesawat
- Tiket Kereta
- Finance : BAF, FIF, MAF, MCF, WOM
- Kartu Halo
- Voucher Games
- BPJS Kesehatan
Cuma hanya Dengan Rp.25.000 kamu bisa nikmatin paytren
Yu buruan Gabung dengan PAYTREN, mari kita sukses dalam bisnis ini bersama-sama.
Wednesday, September 7, 2016
Paytren ~ Jadikan Handphone Anda Sebagai Mesin ATM Pintar! Dengan PAYTREN Tidak perlu Ribet Lagi.
Payt
Salam Nge-Tren… 
Selamat datang di web support Paytrenbusiness@gmail.com , perkenalkan nama saya DENI IRAWAN (Hp. 088218310988) sebagai Sponsor yang akan membantu Anda dalam memulai dan mengembangkan bisnis Paytren.
Terimakasih telah meluangkan
waktu Anda mengunjungi dan mempelajari informasi di website kami. Jika
saat ini Anda sedang mencari bisnis yang Mudah, Murah dan Berkah yang
disertai Spport System yang sudah terbukti menghasilkan banyak Leader
dengan penghasilan Jutaan Rupiah hingga Ratusan Juta Rupiah
SELAMAT… Anda sudah berada di
tempat yang tepat. Kabar baiknya Anda dapat jalankan bisnis ini dari
rumah, ataupun dimana saja dan kapan saja tanpa mengganggu Bisnis
ataupun Pekerjaan anda sebelumnya (Apapun Pekerjaan dan Bisnisnya),
karena bisnis yang akan kami tawarkan merupakan fitur pendukung dari
kebutuhan setiap orang dan dapat anda jalankan secara online maupun
offline untuk mencapai prospek dimanapun mereka berada..
Untuk itu kami perkenalkan…


PayTren
adalah teknologi yang dikembangkan oleh PT. Veritra Sentosa
Internasional dimana setiap mitra yang telah terdaftar di komunitas
TRENI dapat melakukan pembayaran semua kebutuhan pribadi serta
mendapatkan berbagai benefit (berupa cashback) yang tidak diperoleh dari
sistem POP maupun PPOB yang ada.
en ~ Jadikan Handphone Anda Sebagai Mesin ATM Pintar!
Ubah Kegiatan Rutin Belanja Anda Seperti Mengisi Pulsa, Bayar Tagihan Telepon, Speedy, PDAM & Aneka Pembayaran Lainnya Jadi Sumber Penghasilan Ratusan Ribu Sampai Ratusan Juta Rupiah
Monday, January 11, 2016
Tuesday, November 10, 2015
Tuesday, August 11, 2015
Sunday, March 16, 2014
Ronaldo, dari Anak "Culun" hingga Superstar
TERKAIT
Itulah Cristiano Ronaldo kecil seperti terungkap dalam buku tulisan Luca Caioli, Ronaldo: The Obsession for Perfection.
Lalu, Fernao Sousa bagaikan godfather baginya dan memberi jalan perubahan besar dalam hidupnya. Ia menemani Ronaldo ke Lisabon pada 1997 untuk menjalani ujian di klub Sporting Lisbon. Ketika itu usianya baru 12 tahun.
Jika bisa memilih, dia memilih ke Benfica. Ini klub pujaan ayah dan saudara laki-lakinya. Tetapi, ibunya selalu memuja Sporting dan dia berharap anaknya akan sehebat Luis Figo.
Selain itu, tak mungkin Ronaldo melewatkan kesempatan besar diuji di salah satu klub terbesar Portugal itu. Sporting memiliki akademi sepak bola yang telah melahirkan nama-nama besar, seperti Paolo Futre, Luis Figo, dan Simao.
Sporting tertarik kepada Ronaldo. Dia sendiri yakin bisa diterima klub itu karena merasa memiliki bakat yang baik. Dia berpikir bisa membuat klub itu menyukainya. Tetapi, umurnya baru 12 tahun. Dan, ketika dia datang dan terlibat dalam latihan, kegairahan muncul.
Sang pelatih, Paulo Cardoso dan Osvaldo Silva, berada di sana mengamati permainan Ronaldo. Mereka sebenarnya tak terlalu tertarik oleh postur Ronaldo yang terkesan ceking. Tapi, begitu melihat aksinya, mereka langsung jatuh cinta. Sang bocah dari Madeira itu begitu lengket membawa bola dan bisa melewati dua atau tiga pemain lawan. Dia juga tak berhenti bergerak, seperti penampil tunggal yang bisa memainkan bola ke mana pun suka.
"Saya langsung menatap ke Osvaldo dan berkata, 'Anak ini berbeda. Dia memiliki sesuatu yang istimewa'," kata Cardoso.
"Dan, ternyata bukan hanya kami yang berpikir begitu. Pada akhir sesi latihan, semua anak mengerubungi dirinya (Ronaldo). Mereka tahu dialah pemain terbaik," tambahnya.
Para pelatih terkesan. Mereka ingin melihatnya bermain lagi pada hari berikutnya di Stadion Jose Alvalade. Kali ini, Direktur Akademi Sepak Bola Sporting, Aurelio Pereira, akan datang menyaksikan pertandingan.
"Dia sangat berbakat. Dia bisa bermain dengan kedua kakinya. Ia juga sangat cepat. Ketika bermain, bola seolah melekat tubuhnya," puji Pereira.
"Tapi, apa yang membuat saya terkesan adalah determinasinya. Kekuatan karakternya terpancar. Dia sangat bersemangat, tak takut, dan tak minder kepada pemain yang lebih tua. Dia punya nilai kepemimpinan yang hanya dimiliki pemain hebat. Ketika berada di ruang ganti, semua anak membicarakan dirinya dan ingin tahu dirinya. Dia memiliki semuanya. Sangat jelas dia lebih baik dari lainnya," puji Pereira lagi.
Pada 17 April 1997, Paulo Cardoso dan Osvaldo Silva kemudian menulis rekomendasi yang berbunyi: "Pemain yang memiliki bakat istimewa dan teknik luar biasa, terutama pintar mengelak dan membelokkan arah, juga punya gerakan hebat."
Artinya, Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro sudah lulus ujian. Dia bisa bermain di Sporting Lisbon, tetapi harus mencapai kesepakatan dengan Nacional da Madeira dulu.
Saat itu, Ronaldo memang milik klub Nacional da Madeira. Sementara klub itu telah berutang kepada Sporting sebesar 22.500 euro (sekitar Rp 268,4 juta) atas pembelian pemain muda, Franco.
Maka, Ronaldo bisa diambil Sporting sebagai pelunasan utang. Harga 22.500 euro untuk anak usia 12 tahun jelas terlalu berlebihan. Namun, Sporting merasa tak keberatan karena bagian dari investasi, dan Ronaldo adalah investasi besar.
Pada 28 Juni 1997, Pereira menyiapkan laporan baru, "Meski ini terkesan absurd untuk membayar anak 12 tahun sebesar itu, bakatnya sebanding dengan harga tersebut. Ini sudah terbukti selama ujian dan disaksikan semua pelatih. Dia akan menjadi investasi besar di masa depan."
Transfer Ronaldo ke Sporting berjalan lancar. Nacional da Madeira puas karena utangnya lunas. Sebaliknya, Sporting punya investasi besar.
Dan, benar. Pada 2003, Sporting bisa menjual Ronaldo ke Manchester United (MU) seharga 15 juta euro (sekitar Rp 178,9 miliar untuk kurs saat ini). Dia menjadi pemain pertama asal Portugal di klub itu.
Ronaldo segera menyatu dan menjadi bintang. Dia pun bisa menggantikan posisi kebintangan David Beckham yang akhirnya pindah ke Real Madrid. Bahkan, publik seolah segera melupakan Beckham karena kebintangan Ronaldo. Bersama MU, dia ikut menghadirkan tiga gelar Premier League, satu Piala FA, dua Piala Liga, satu Community Shield, satu Liga Champions, dan satu Piala Dunia Klub.
Sederet gelar yang cukup menghiasi kebesarannya. Anak yang tadinya culun itu telah berubah menjadi superstar yang kemudian dijual ke Real Madrid dengan rekor transfer tertinggi dalam sejarah sepak bola, yakni sebesar 94 juta euro (sekitar Rp 1,1 triliun). Nilai yang mengalahkan rekor transfer Zinedine Zidane kala dibeli Madrid dari Juventus.
Data Ronaldo
Nama lengkap: Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro
Tempat/Tanggal lahir: Funchal, Madeira (Portugal), 5 Februari 1985
Tinggi: 1,86 m
Posisi: Gelandang/penyerang
Nomor kostum: 7
Klub: Andorinha (1993–1995), Nacional (1995–1997), Sporting Lisbon (1997–2002)
Karier Senior: Sporting Lisbon (2002–2003), Manchester United (2003–2009), Real Madrid (2009–...)
Gelar Klub
Bersama MU
Juara Premier League (3): 2006–07, 2007–08, 2008–09
Piala FA (1): 2003–04
Piala Liga (2): 2005–06, 2008–09
Community Shield (1): 2007
Liga Champions (1): 2007–08
FIFA Club World Cup (1): 2008
Bersama Real Madrid
Juara Copa del Rey (1): 2010–11
Gelar Individu
UEFA Euro All-Star Team (1): 2004
Bravo Award (1): 2004
Pemain Muda Spesial versi FIFPro (2): 2004, 2005
Pemain Terbaik Portugal (1): 2006–07
UEFA Team of the Year (6): 2003–04, 2006–07, 2007–08, 2008–09, 2009–10, 2010–11
Pemain Terbaik Sir Matt Busby (3): 2003–04, 2006–07, 2007–08
FIFA FIFPro World XI (5): 2007, 2008, 2009, 2010, 2011
Pemain Muda Terbaik PFA (1): 2006–07
Pemain Terbaik PFA (2): 2006–07, 2007–08
Pemain Terbaik versi Fans PFA (2): 2006–07, 2007–08
PFA Premier League Team of the Year (4): 2005–06, 2006–07, 2007–08, 2008–09
Pemain Terbaik FWA (2): 2006–07, 2007–08
Pemain Terbaik Barclays (2): 2006–07, 2007–08
Premier League Player of the Month (4): November 2006, Desember 2006, Januari 2008, Maret 2008
Top Scorer Premier League (1): 2007–08
Barclays Merit Award (1): 2007–08
Top Scorer Liga Champions (1): 2007–08
Top Scorer Eropa (2): 2007–08, 2010–11
Penyerang Terbaik UEFA (1): 2007–08
Pemain Terbaik Klub UEFA (1): 2007–08
Runner-up Pemain Terbaik FIFA Club World Cup (1): 2008
Ballon d'Or (1): 2008
Pemain Terbaik Dunia versi FIFA (1): 2008
Pemain Terbaik Dunia versi FIFPro (1): 2008
Onze d'Or (1): 2008
Pemain Terbaik Dunia (1): 2008
FIFA Puskas Award (1): 2009
Top Scorer Copa del Rey (1): 2010–11
Top Scorer La Liga (1): 2010–11
sisi lain cr7
Apa yang ada di benak Kita, pada saat kita mendengarkan nama Cristiano Ronaldo (CR7)?
Pesepakbola terbaik saat ini?
Pemain termahal di dunia?
Seorang Playboy?
Pemain yang arogan / sombong?
Egois.. dsb?
Terlepas dari
apapun yang anda pikirkan tentang CR7, hari ini kita tidak akan
menceritakan tentang kemewahan yang dia dapatkan ataupun penghargaan â??
penghargaan yang dia dapatkan selama ini. Tetapi yang akan kita bahas
adalah sisi lain dari CR7 yang mungkin belum diketahui oleh banyak
orang.
Kisah ini akan saya
mulai pada saat CR7 masih kecil. Pada saat kecil, CR7 pernah bermain
bersama salah satu klub junior yang ada di Portugal. Suatu hari, klub
tersebut kedatangan scout (pencari bakat) dari Sporting Lisbon (salah
satu klub terkuat dan terbesar di Portugal) untuk mencari bakat di klub
tersebut. Kebetulan di klub tersebut, hanya ada 2 orang yang bersinar
yakni CR7 beserta temannya yang bernama Albert Frantau.
Tim scout dari
Sporting Lisbon hanya akan memilih 1 pemain yang berbakat saja dari klub
tersebut. Akhirnya, tim Scout dari Sporting Lisbon memberikan tantangan
kepada mereka berdua, â??siapa yang bisa mencetak paling banyak gol
pada pertandingan selanjutnya..akan diterima di akademi Sportingâ??.
Dan pertandingan
tersebut berakhir dengan skor 3 - 0, dengan kemenangan dari tim CR7.
Pada pertandingan tersebut CR7 berhasil mencetak 2 gol dan temannya
Albert mencetak 1 gol. Gol pertama di ciptakan oleh CR7, gol kedua
diciptakan oleh temannya Albert. Dan proses terjadinya gol ketiga sangat
unik, karena pada saat itu.. Albert sudah one on one dengan kiper lawan
dan dia juga berhasil melewati kiper tersebut, hanya dengan tendangan
yang ringan saja sebenarnya Albert bisa mencetak gol, tapi keputusan
berbeda yang dipilih oleh Albert, dia mengoper bola tersebut ke kaki
CR7, dan akhirnya CR7 yang mencetak gol tersebut. Pada saat pertandingan
berakhir, maka CR7 pun di terima di akademis klub Sporting.
Setelah
pertandingan selesai, CR7 bertanya kepada temannya Albert, â??Why?â??,
dan Albert menjawab, â??Because Youâ??re Better Than Meâ??. Ternyata
semua kesempatan dan keberhasilan yang diterima oleh CR7 disebabkan oleh
pengorbanan dari seorang teman yang sangat luar biasa. Dibalik
kesuksesan dari CR7, dia tidak melupakan pengorbanan dari temannya saat
itu.
Suatu saat ada
wartawan yang penasaran dengan cerita tersebut dan mencari tahu
kebenaran cerita tersebut. Setelah melakukan pencarian akhirnya mereka
menemukan teman masa kecil CR7 yang bernama Albert Frantau dan melakukan
konfirmasi atas cerita tersebut. Albert Frantau pun membenarkan semua
cerita tersebut. Yang menjadi pertanyaan para wartawan pada saat itu
adalah kenapa Albert Frantau bisa memiliki rumah dan mobil yang cukup
mewah padahal dia tidak bekerja dan tidak bermain sepak bola lagi? Dan
dengan bangganya Albert mengatakan bahwa semuanya ini berasal dari CR7.
Ada pepatah yang
mengatakan, â??Kacang lupa akan Kulitnyaâ??, tetapi CR7 tidak seperti
itu. Biarpun dia sudah sangat terkenal dan kaya raya, dia tetap
memperhatikan dan menghargai teman yang telah memberi kesempatan kepada
dia pada waktu masih kecil.
Dari kisah CR7
diatas, kita dapat mempelajari satu hal yang sangat penting yaitu,
Biarpun kita sudah sangat sukses dan kaya raya, kita tetap harus memberi
penghargaan kepada orang-orang yang telah memberi kesempatan dan
membantu kita mencapai kesuksesan. Kebanyakan orang terlena dengan
kesuksesan yang telah mereka dapatkan saat ini dan melupakan orang-orang
yang telah membantu mereka menuju kesuksesan saat ini.
Bocah itu meringis hingga matanya tampak segaris. Tubuhnya tergeletak, sambil memegangi dada. Ia kesakitan. Teman-temannya di lapangan bingung. "Cristiano, kamu tidak apa-apa?" tanya teman-temannya. Bocah itu tak menjawab. Ia tak sadarkan diri lagi. Pingsan, lalu dibawa ke rumah sakit. Dolores Aveiro lalu mendatangi tempat itu. Wanita paruh baya itu khawatir. "Ada apa dengan anakku," pertanyaan yang terus berputar di benaknya. Ia lalu bertemu tim dokter dan mendapat informasi bahwa ada yang salah dengan jantung anaknya. "Jantung anakku terus berdetak kencang, bahkan ketika ia tidak berlari. Tim dokter menggunakan semacam laser untuk mengatasi sumber masalah. Dia dioperasi pada pagi hari dan keluar sore harinya," cerita Dolores soal Ronaldo kecil. "Aku khawatir karena ada kemungkinan dia menyerah bermain sepakbola. Tapi, pengobatan berjalan baik dan beberapa hari kemudian dia kembali latihan lagi." "Cristiano tidak khawatir sedikit pun. Dia tidak menganggap situasi itu serius. Tapi, aku punya ketakutan besar. Setelah itu, tampaknya pengobatan memungkinkan dia untuk berlari lebih cepat!" ungkap Dolores. Kejadian itu memang membuat Ronaldo yang baru berusia 15 tahun lebih kuat dari sebelumnya. Ia tak henti-hentinya berlatih. Di kepalanya cuma ada sepakbola. Baginya sepakbola adalah segalanya, termasuk jalan keluar dari kemiskinan. Ronaldo dilahirkan dari keluarga tidak mampu. Ibunya tukang masak, sementara ayahnya tukang kebun. Ia diberi nama Ronaldo karena ayahnya pengagum berat aktor sekaligus mantan Presiden Amerika Serikat, Ronald Reagan. Masa kecil Ronaldo kurang bahagia. Ia tak punya mainan. Ia juga harus berbagi kamar tidur yang sempit bersama empat saudaranya. Di sekolah, Ronaldo termasuk anak yang cukup populer karena jago mengolah bola. Namun, ia dikeluarkan dari sekolahnya karena melempar kursi ke guru. "Dia tidak menghormati saya," kata Ronaldo. Ia tersinggung karena sang guru menyindir keluarganya yang miskin. Setelah keluar dari sekolah, Ronaldo kemudian membuat perjanjian dengan ibunya. Ia ingin fokus seratus persen di sepakbola. Dolores pun merestuinya. Ia memulai kariernya di klub amatir, Andorinha (1993–1995). Ia lalu pindah ke Nacional (1995–1997) dan mengantar klub itu menjadi juara turnamen lokal. Talentanya menarik perhatian pemandu bakat klub raksasa Portugal, Sporting Lisbon. Setelah tiga hari masa percobaan, Sporting akhirnya memutuskan mengontrak Ronaldo. Ia bertahan di klub itu selama lima tahun sebelum akhirnya pindah ke Manchester United pada 2003
0
0
Bocah itu meringis hingga matanya tampak segaris. Tubuhnya tergeletak, sambil memegangi dada. Ia kesakitan. Teman-temannya di lapangan bingung.
"Cristiano, kamu tidak apa-apa?" tanya teman-temannya. Bocah itu tak menjawab. Ia tak sadarkan diri lagi. Pingsan, lalu dibawa ke rumah sakit.
Dolores Aveiro lalu mendatangi tempat itu. Wanita paruh baya itu khawatir. "Ada apa dengan anakku," pertanyaan yang terus berputar di benaknya. Ia lalu bertemu tim dokter dan mendapat informasi bahwa ada yang salah dengan jantung anaknya.
"Jantung anakku terus berdetak kencang, bahkan ketika ia tidak berlari. Tim dokter menggunakan semacam laser untuk mengatasi sumber masalah. Dia dioperasi pada pagi hari dan keluar sore harinya," cerita Dolores soal Ronaldo kecil.
"Aku khawatir karena ada kemungkinan dia menyerah bermain sepakbola. Tapi, pengobatan berjalan baik dan beberapa hari kemudian dia kembali latihan lagi."
"Cristiano tidak khawatir sedikit pun. Dia tidak menganggap situasi itu serius. Tapi, aku punya ketakutan besar. Setelah itu, tampaknya pengobatan memungkinkan dia untuk berlari lebih cepat!" ungkap Dolores.
Kejadian itu memang membuat Ronaldo yang baru berusia 15 tahun lebih kuat dari sebelumnya. Ia tak henti-hentinya berlatih. Di kepalanya cuma ada sepakbola. Baginya sepakbola adalah segalanya, termasuk jalan keluar dari kemiskinan.
Ronaldo dilahirkan dari keluarga tidak mampu. Ibunya tukang masak, sementara ayahnya tukang kebun. Ia diberi nama Ronaldo karena ayahnya pengagum berat aktor sekaligus mantan Presiden Amerika Serikat, Ronald Reagan.
Masa kecil Ronaldo kurang bahagia. Ia tak punya mainan. Ia juga harus berbagi kamar tidur yang sempit bersama empat saudaranya. Di sekolah, Ronaldo termasuk anak yang cukup populer karena jago mengolah bola. Namun, ia dikeluarkan dari sekolahnya karena melempar kursi ke guru.
"Dia tidak menghormati saya," kata Ronaldo. Ia tersinggung karena sang guru menyindir keluarganya yang miskin.
Setelah keluar dari sekolah, Ronaldo kemudian membuat perjanjian dengan ibunya. Ia ingin fokus seratus persen di sepakbola. Dolores pun merestuinya.
Ia memulai kariernya di klub amatir, Andorinha (1993–1995). Ia lalu pindah ke Nacional (1995–1997) dan mengantar klub itu menjadi juara turnamen lokal. Talentanya menarik perhatian pemandu bakat klub raksasa Portugal, Sporting Lisbon.
Setelah tiga hari masa percobaan, Sporting akhirnya memutuskan mengontrak Ronaldo. Ia bertahan di klub itu selama lima tahun sebelum akhirnya pindah ke Manchester United pada 2003
tim utama
|
|
Dipinjamkan
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional pemain sesuai dengan peraturan FIFA. Pemain dapat saja mempunyai lebih dari satu kewarganegaraan.
|
|
Manajemen tim
Staf teknis saat ini
Lihat pula: Daftar pelatih Real Madrid C.F.
| Posisi | Nama |
|---|---|
| Pelatih kepala | |
| Asisten pelatih | |
| Pelatih kiper | |
| Pelatih kebugaran | |
| Delegasi pertandingan | |
| Ahli pengobatan badan | |
| Dokter | |
- Update terakhir: 26 Juni 2013
- Sumber: Real Madrid
Manajemen
Lihat pula: Daftar presiden Real Madrid C.F.
| Posisi | Nama |
|---|---|
| Presiden | |
| Presiden kehormatan | |
| Wakil presiden 1 | |
| Wakil presiden 2 | |
| Sekretaris umum | |
| Direktur umum | |
| Direktur kepresidenan | |
| Direktur hubungan kelembagaan | |
| Direktur pengendalian internal dan audit | |
| Direktur ekonomi | |
| Direktur komersial | |
| Direktur sumber daya | |
| Direktur operasi dan layanan | |
| Direktur komunikasi | |
| Direktur olahraga bagian sepak bola | |
| Direktur olahaga bagian tim utama | |
| Direktur olahaga bagian basket | |
| Direktur komite nasihat hukum | |
| Direktur sumber daya manusia | |
| Direktur yayasan "Real Madrid" | |
| Direktur sosial | |
| Direktur kepala protokol |
Subscribe to:
Posts (Atom)












